Sebagai putra Betawi yang notabene juga warga kota biasa, sah-sah saja jika seorang Zaenuddin punya obsesi dan harapan tentang Tanah Kelahirannya di masa depan. Dan buku ini merekam seluruh harapan dan obsesina dan pertanyaan tentang bagaimana wajah Jakarta setelah berumur 500 Tahun?
Buku ini mencoba memotret panasnya "lampu petromaks Jakarta" agar bisa dijadikan semacam tugu peringatan bagi laron-laron yang ingin survive di tengah sengitnya persaingan hidup di kota metropolitan